Call Center BPJS Kesehatan Layanan 24 Jam

Apakah Anda sedang mengalami permasalahan pada kartu BPJS Anda? Jangan panik, call center BPJS Kesehatan melayani selama 24 jam. Segala keluhan Anda bisa ditanggapi dengan baik oleh call center BPJS kapanpun Anda melakukan panggilan.

BPJS adalah kepanjangan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. BPJS memberi asuransi kesehatan nasional Indonesia atau Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN untuk jangka pendek. Nomor call center BPJS yang bisa Anda hubungi adalah  1500400.

call center bpjs kesehatan


Apa itu BPJS?


BPJS, yang merupakan singkatan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dari Badan Administrasi Asuransi Sosial, adalah badan resmi yang didirikan untuk menyediakan program cakupan medis bagi masyarakat Indonesia. BPJS Kesehatan sendiri fokus pada asuransi kesehatan, memulai operasinya pada tahun 2014.

Setiap warga negara Indonesia wajib memiliki BPJS Kesehatan. Tidak ada pengecualian, terlepas dari fakta bahwa seseorang mungkin sudah memiliki asuransi kesehatan lain miliknya sendiri. Selain setiap orang Indonesia, orang asing yang telah bekerja di negara itu selama setidaknya enam bulan juga memenuhi syarat untuk bergabung dengan program ini.

Berkaitan dengan peserta BPJS Kesehatan, mereka dapat diklasifikasikan ke dalam dua kategori, yaitu PBI Jaminan Kesehatan dan Non-PBI Jaminan Kesehatan. Kategori pertama berhak bagi mereka yang kurang beruntung (dari kelas sosial rendah) dan orang-orang yang memiliki cacat total. Sementara yang termasuk dalam kategori terakhir adalah karyawan, pengusaha, pensiunan, investor, dan antara lain.

Adapun karyawan ekspatriat yang bekerja minimal 6 bulan beserta anggota keluarga mereka yang bergantung juga harus didaftarkan oleh perusahaan tempat ia bekerja.

Setiap karyawan yang telah terdaftar dilindungi oleh progam BPJS, termasuk anggota keluarga mereka, yaitu istri / suami dan anak-anak tetapi tidak lebih dari lima orang secara total. Selain itu, setiap peserta program BPJS Kesehatan harus tahu bahwa tidak semua layanan medis dicakup oleh skema ini. Skema ini mencakup dua jenis layanan medis, dasar (non-spesialis) dan lanjut (spesialis)

Ada dua versi BPJS: BPJS Kesehatan pengganti dari PT Askes dan BPJS Ketanagakerjaan pengganti dari Jamsostek. Keduanya adalah perusahaan asuransi pemerintah yang dibentuk oleh hukum Undang-Undang no. 24 tahun 2011.

Siapapun bisa berpartisipasi mengikuti program BPJS karena program ini adalah wajib bagi semua penduduk Indonesia, termasuk ekspatriat di ITAS / P pada Januari 2019. Sementara untuk pengusaha, ia harus mendaftarkan karyawannya pada Januari 2016 untuk terdaftar dalam JKN.

Bagaimana cara mendaftar JKN?


Pengusaha harus mendaftarkan karyawannyadan anggota keluarga yang bergantung. Untuk pendaftaran non-karyawan dapat dilakukan secara online.

Anda harus menyediakan hal-hal berikut:
1. KK (kartu keluarga)
2. KTP (kartu tanda penduduk)
3. NPWP
4. Foto 3 × 4 cm dua lembar
5. E-mail
6. Nomor telepon
7. Nomor rekening bank untuk membayar premi dari.
Setelah selesai, maka Anda masih harus pergi ke kantor BPJS setempat untuk mengambil kartu. Sejak 2016, Anda harus mendaftarkan semua orang pada KK yang sama pada saat yang sama.

Fasilitas Kesehatan oleh BPJS


Layanan medis dasar termasuk layanan promotif dan preventif, perawatan medis dan konsultasi, penggantian obat, transfusi darah, rawat inap tingkat pertama berdasarkan indikasi medis, dan pemeriksaan laboratorium tingkat pertama.

Di sisi lain, layanan medis canggih mencakup konsultasi medis dan perawatan oleh sub spesialis dan spesialis, penggantian obat, perawatan diagnostik lanjutan, rehabilitasi medis, transfusi darah, layanan dari dokter forensik dan layanan mayat, non intensif serta rawat inap intensif.

Nah, yang perlu dicatat adalah program BPJS tidak mencakup:
1. Perawatan kesehatan yang diperoleh di luar prosedur BPJS
2. Perawatan kesehatan yang diperoleh di fasilitas yang tidak berpartisipasi dengan BPJS
3. Perawatan yang diperoleh di luar negeri
4. Prosedur kosmetik
5. Perawatan infertilitas
6. Orthodonsi
7. Masalah medis dari penyalahgunaan narkoba atau alkohol
8. Cedera yang disebabkan diri sendiri atau karena kegiatan berbahaya
9. Obat alternatif
10. Obat eksperimental
11. Kontrasepsi, kosmetik, makanan bayi, dan susu.
12. Perawatan medis karena bencana alam, epidemi, kejadian khusus atau keadaan darurat.
13. Perawatan lain yang tidak terkait dengan perawatan masalah medis tertutup.

Jika Anda masih tidak paham dengan program yang ditangani oleh BPJS, maka Anda bisa menghubungi call center BPJS Kesehatan.

Apa Perbedaan Kartu BPJS dan Kartu Indonesia Sehat?


Baik kartu BPJS atau KIS, kedua kartu ini menandakan partisipasi dalam program asuransi BPJS. Dengan demikian, secara fungsional kedua kartu ini sama. Awalnya KIS dalah janji kampanye Presiden Joko Widodo. KIS diberikan kepada orang-orang yang asuransi BPJSnya disubsidi oleh negara. Namun, sekarang KIS diterbitkan untuk semua peserta BPJS baru.

Adapun premi yang harus dibayarkan untuk pekerja non-karyawan / wiraswasta / non-formal sesuai dengan peraturan terbaru Keputusan Presiden No 19/2016, premi adalah:
Kelas I Rp 80.000
Kelas II Rp 51.000
Kelas III Rp 25.500

Premium untuk Karyawan
Untuk karyawan, premi adalah 5% dari gaji bulanan, hingga batas gaji Rp 8 juta. Di sektor swasta, pemberi kerja bertanggung jawab atas 4% dan karyawan bertanggung jawab atas 1%. Sementara itu, untuk PNS preminya adalah 3% dan 2%.

Premi tersebut sudah mencakup karyawan, pasangan hingga 4 anak yang tergantung. Anak-anak yang tergantung adalah anak-anak yang belum menikah, berusia hingga 21 tahun, atau 25 tahun jika masih menpuh pendidikan.

Karyawan dengan gaji bulanan sebesar Rp 4 juta kurang maka memenuhi syarat untuk mendapatkan fasilitas Kelas II. Sementara bagi karyawan yang memiliki gaji lebih tinggi dari 4 juta akan memenuhi syarat untuk mendapatkan fasilitas BPJS Kelas I.

Kelas-kelas di BPJS mengacu pada kenyamanan kamar saja. Biasanya, Kelas I akan memiliki 2-3 tempat tidur per kamar, Kelas II akan memiliki 3-5 tempat tidur, dan Kelas III 5 atau lebih tempat tidur. FasKes I biasanya adalah klinik komunitas kecil (Puskesmas), atau dokter umum. Sementara faskes II dan III pada umumnya adalah rumah sakit umum daerah atau di atasnya lagi.

Hukuman Jika Tidak Membayar BPJS


Jika premi terlambat selama lebih dari 1 bulan, maka kartu Anda menjadi tidak aktif pada tanggal 10 di bulan berikutnya. Oleh karena itu, Anda harus membayar premi dengan denda untuk mengaktifkan kembali kartu Anda.

Dalam 45 hari dari cakupan reaktivasi, setiap perawatan rawat inap akan dikenakan hukuman. Hukumannya adalah 2,5% x biaya perawatan x jumlah bulan tidak aktif. Hukuman ini maksimal hingga 12 bulan atau setara dengan Rp 30 juta.

Anda dapat membayar premi melalui ATM, Internet Banking atau di teller di Bank Mandiri, BNI dan BRI. Anda juga dapat mengatur debet otomatis di bank-bank tersebut. Selain itu, Anda juga dapat membayar premi di Alfamart, Indomart, Kantor Pos, dan kantor BPJS setempat.

Aplikasi BPJS Android


Pada bulan Juli 2017, BPJS telah merilis aplikasi Androidnya dan Anda dapat mengunduh aplikasi gratis ini melalui Google Play store. Aplikasi dapat bertindak sebagai kartu BPJS virtual sehingga Anda dapat mencantumkan lokasi fasilitas perawatan Anda dan memeriksa status pembayaran Anda.

Jika masih bingung dengan aplikasi ini dan masalah Anda mengenai BPJS belum bisa terpecahkan, maka Anda bisa menghubungi call center BPJS Kesehatan di nomor 1500400.

0 Response to "Call Center BPJS Kesehatan Layanan 24 Jam"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel